OUR PARTNER

Selamat jalan Pejuang Lingkungan PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Administrator   
Sabtu, 08 Desember 2012 00:00
pejuang lingkunganTak bolehkah seorang lelaki menangis ? dulu kata ibuku lelaki tidak boleh meneteskan airmata karena akan mengurangi kemampuan diri dalam melindungi dan mengayomi yang lain.

Malam ini aku tidak malu untuk menangis ketika sahabatku pergi meninggalkan dunia fana ini. Hampir satu hari pikiranku kacau, sumpek , otak terasa penuh, dan tidak dapat berpikir apa apa, semua karena kabar pagi yang sangat memukul genderang telinga dan menohok ulu hati. Sahabatku mati.. mati dan tidak mungkin dapat hidup lagi di dunia ini... 

Orang sangat baik yang aku kenal sejak 2004 lalu ketika dia masih menjadi PNS di kantor lingkungan hidup dan kemudian pindah ke Dinas Kehutanan dan Perkebunan, sampai saat sebelum kemarin, seminggu dua kali melakukan Focussed Group Discusian ( FGD ) bersama dalam rangka penyelamatan lingkungan Kawasan Dieng. Mengapa orang-orang baik selalu dipanggil menghadap Tuhan terlebih dahulu ? mengapa bukan orang-orang jahat saja yang dipanggil, mengapa bukan koruptor-koruptor saja,mengapa bukan badut-badut politik saja, karena merusak dunia ? 
Mengapa..!!!!???.. keluh kesahku ,protesku , kata -kataku hanya kembali pada diriku sendiri, mencengkeram hatiku mencekik tenggorokanku dan sampai aku tidak dapat bergumam lagi.

Sahabatku pergi dalam diam, dalam  sunyi dan kebekuan, meninggalkan beribu kenangan semangat dalam perjuangan. Pagi saat saya datang ke rumah duka, tubuhnya sudah terbujur kaku, tangisan sanak saudara memecah genderang telinga... aku tidak dapat berbuat apa-apa, hanya memandangi tubuh sucinya yang tak bergeming ketika disentuh,beberapa saat kemudian suasana sepi menyelimuti seluruh ruang hati... seolah aku mati... 

Sahabat yang selama ini bersama-sama berjuang untuk menyelamatkan Dieng, menawarkan mimpi dan kebersamaan, dengan berbagai cara dan program agar lingkungan lestari tanpa mengabaikan sosial dan ekonomi.

Pohon-pohon yang dulu kita tanam sekarang sudah mulai tumbuh dan membesar, akan tetapi dirimu tidak dapat melihatnya,menyentuhnya dan mengatakan pada yang lain bahwa kita harus memperbanyak tanaman jenis ini agar masyarakat dapat terlindungi dari bahaya longsor dan erosi, kita harus memperluas lokasi dengan cara replikasi agar generasi mendatang tidak hanya kita sisakan kegersangan bumi. sahabatku tercinta,tanaman bunga yang dulu kita tanam ditepian jalan, saat ini sudah tumbuh dan berbunga, setiap saya pulang melewati jalan tersebut wangi bunga harumnya semerbak dapat tercium menyejukkan , menjernihkan hati dan pikiran.

tapi sekarang dirimu sudah tidak dapat merasakannya,  tidak dapat mencium semerbak wangi bunga yang kita tanam, karena dirimu telah tiada.Dirimu selalu bermimpi untuk mengembalikan Dieng menjadi surga bagi siapa saja,fungsi lindungnya pulih kembali setelah terkoyak oleh keserakahan, kebodohan dan kesombongan manusia.

Harapan dan cita-citamu belum terwujud untuk membangun taman surga disini,tapi dengan semua semangat dan kebaikan yang kau tebarkan kepada sesama, saya yakin Tuhan akan membuatkan taman surga di alam sana.kini dirimu hanya sendiri dialam luas yang belum pernah kau arungi sebelumnya.sendiri dalam kesunyian sambil menunggu Tuhan membimbingmu menuju  taman surga yang disekitarnya ada  telaga kautsar  yang telah Tuhan Janjikan.

Selamat jalan sahabatku, pejuang lingkungan yang tak kenal lelah untuk terus bergerak, bukan untuk dirimu tapi untuk sesama ,untuk generasi mendatang yang tidak sempat kau saksikan. 

Warih suryokoco sahabatku tercinta, akhirnya kita tidak bisa berbuat apa-apa ketika Tuhan telah memanggil, ketika Tuhan meminta kembali titipan nyawa dan jiwa yang dititipkan kepadamu. dan itu bisa juga menimpa diriku , teman-teman yang lain,dan semua makhluk yang ada dibumi ini. 

Sahabatku tercinta, tidak mungkin saya melupakanmu, semangatmu tetap mewarnai laju gerak perjuangan penyelamatan lingkungan bagi yang lain. Jujurmu menjadi nasehat bagiku, pergimu menjadi tali kendali atas kelakuan buruk manusia, dan menjadi shock terapi pada keserakahan duniawi.

Selamat jalan menuju Surga yang telah dijanjikan Tuhan....disana banyak pohon dan bunga yang lebih indah dari apapun, disana air bening melimpah, telaga teduh yang menyejukkan, puluhan bidadari akan menari menjemputmu sambil sunggingkan senyum yang mendamaikan dan kebahagiaan akan mendekapmu selama-lamanya.

Tanggal 27 September 2011 menjadi selasa kelabu yang sulit dilupa, semangatmu tetap ada didadaku, sederhanamu menginspirasiku untuk terus berbuat bagi sesama , lebih baik lagi dan lebih banyak lagi. 

sumber :tafrihan.diengplateau.com    
Terakhir Diperbaharui ( Jumat, 08 Februari 2013 15:56 )
 
Daftar Nama Desa di Kawasan Dieng PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Administrator   
Kamis, 06 Desember 2012 00:00
tafrihan desa- desa dieng
Banyak pihak yang belum paham bahwa kalau bicara soal kawasan Dieng maka yang ada dibenak kita hanya desa Dieng kulon Banjarnegara dan desa Dieng Wonosobo, ketika kita berbicara soal kawasan Dieng ternyata jumlah desanya luar biasa banyaknya mencapai ratusan lebih dan berada di 6 kabupaten, hal ini berdasarkan pergub no 5 tahun 2009 tentang Penegndalian Lingkungan Hidup Kawasan Dieng,oleh karena itu agar kita dapat memahami tentang kondisi riil wilayah sebaiknya kita pahami dulu nama-nama desa yang masuk dalam kawasan dieng ini khususnya yang tercakup dalam wilayah pengendalian. 

Wilayah Pengendalian Lingkungan Hidup Kawasan Dataran Tinggi Dieng terletak pada koordinat 109o 41’ 00’’ sampai dengan 109o 58’ 00’’ Bujur Timur dan 07o 09’ 30’’ sampai dengan 07o 17’ 00’’ Lintang Selatan, yang meliputi 6(enam) Kabupaten, 18 (delapan belas) Kecamatan dan 109 (seratus sembilan) Desa.

Berikut daftar nama desa yang masuk dalam kawasan Dieng :
Kabupaten Banjarnegara yang mancakup 4 (empat) Kecamatan terdiri dari
25 (dua puluh lima) Desa, yaitu :
1. Kecamatan Batur meliputi 8 (delapan) Desa yaitu :
1) Desa Dieng Kulon;
2) Desa Bakal;
3) Desa Karang Tengah;
4) Desa Kepakisan;
5) Desa Pekasiran;
6) Desa Pesurenan;
7) Desa Sumberrejo; dan
8) Desa Batur.
 
2. Kecamatan Wanayasa meliputi 7 (tujuh) Desa yaitu :
1) Desa Penanggungan;
2) Desa Legoksayem;
3) Desa Kasimpar;
4) Desa Jatilawang;
5) Desa Wanareja;
6) Desa Tempuran; dan
7) Desa Balun.

3. Kecamatan Kalibening meliputi 3 (tiga) Desa yaitu :
1) Desa Kasinoman;
2) Desa Plorengan; dan
3) Desa Sirukem .
4. Kecamatan Pejawaran meliputi 7 (tujuh) Desa yaitu :
1) Desa Gembol;
2) Desa Condongcampur;
3) Desa Ratamba;
4) Desa Sidengok;
5) Desa Penusupan;
6) Desa Grogol; dan
7) Desa Semangkung.

b. Kabupaten Wonosobo yang mencakup 4 (empat) Kecamatan terdiri dari 27
(dua puluh tujuh) Desa yaitu :
1. Kecamatan Kejajar meliputi 16 (enambelas) Desa yaitu :
1) Desa Dieng;
2) Desa Patakbanteng;
3) Desa Jojogan;
4) Desa Parikesit;
5) Desa Tieng;
6) Desa Sureng gede;
7) Desa Igirmranak;
8) Desa Kejajar;
9) Desa Serang;
10) Desa Sembungan;
11) Desa Sikunang;
12) Desa Kreo;
13) Desa Buntu;
14) Desa Tambi;
15) Desa Sigedang; dan
16) Desa Campursari.
 
2. Kecamatan Garung meliputi 6 (enam) Desa yaitu :
1) Desa Tlogo;
2) Desa Maron;
3) Desa Menjer;
4) Desa Larangan Lor;
5) Desa Mlandi; dan
6) Desa Tegalsari.

3. Kecamatan Mojotengah meliputi 2 (dua) Desa yaitu :
1) Desa Slukatan; dan
2) Desa Deroduwur.
4. Kecamatan Watumalang meliputi 3 (tiga) Desa yaitu :
1) Desa Mutisari;
2) Desa Krinjing; dan
3) Desa Kalidesel.
 
c. Kabupaten Temanggung yang mencakup 2 (dua) Kecamatan terdiri dari
10 (sepuluh) Desa yaitu :
1. Kecamatan Tretep meliputi 5 (lima) Desa yaitu :
1) Desa Tempelsari;
2) Desa Campurejo;
3) Desa Bonjor;
4) Desa Nglarangan; dan
5) Desa Sigedong.
2. Kecamatan Wonoboyo meliputi 5 (lima) Desa yaitu :
1) Desa Rejosari;
2) Desa Wates;
3) Desa Cemoro;
4) Desa Tawangsari; dan
5) Desa Purwosari.
 
d. Kabupaten Kendal yang mencakup 2 (dua) Kecamatan terdiri dari 7
(tujuh) Desa yaitu :
1. Kecamatan Sukorejo meliputi 4 (empat) Desa yaitu :
1) Desa Bringinsari;
2) Desa Purwosari;
3) Desa Ngargosari; dan
4) Desa Genting Gunung.
2. Kecamatan Plantungan meliputi 3 (tiga) Desa yaitu :
1) Desa Kediten;
2) Desa Blumah; dan
3) Desa Tlogopayung.


e. Kabupaten Batang yang mencakup 5 (lima) Kecamatan terdiri dari 23
(dua puluh tiga) Desa yaitu :
1. Kecamatan Bawang meliputi 6 (enam) Desa yaitu :
1) Desa Gunungsari;
2) Desa Kalirejo;
3) Desa Kebaturan;
4) Desa Jambangan;
5) Desa Deles; dan
6) Desa Pranten.
2. Kecamatan Reban meliputi 5 (lima) Desa yaitu :
1) Desa Mojotengah;
2) Desa Pacet;
3) Desa Cablikan;
4) Desa Ngroto; dan
5) Desa Ngadirejo.
3. Kecamatan Blado meliputi 6 (enam) Desa yaitu :
1) Desa Gerlang;
2) Desa Kembanglangit;
3) Desa Kalitengah;
4) Desa Bismo;
5) Desa Gondang; dan
6) Desa Keteleng.
4. Kecamatan Bandar meliputi 4 (empat) Desa yaitu :
1) Desa Tombo;
2) Desa Tumbrep;
3) Desa Wonomerto; dan
4) Desa Wonodadi.
5. Kecamatan Wonotunggal meliputi 2 (dua) Desa yaitu :
1) Desa Silurah; dan
2) Desa Sodong.

f. Kabupaten Pekalongan mencakup Kecamatan Petungkriyono yang terdiri
dari 9 (sembilan) Desa, yaitu :
1) Desa Tlogohendro;
2) Desa Simego;
3) Desa Gumelem;
4) Desa Yosorejo;
5) Desa Kayupuring;
6) Desa Tlogopakis;
7) Desa Curug muncar;
8) Desa Kasimpar; dan
9) Desa Songgodadi.
 
tafrihan. Sumber: Pergub no 5 tahun 2009 
Terakhir Diperbaharui ( Jumat, 08 Februari 2013 15:20 )
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>

Login Form