OUR PARTNER

Kelurahan Kejajar dan greget warga untuk mengelola sampah PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Administrator   
Selasa, 11 Desember 2012 00:00
indah dan leny
Kelurahan Kejajar merupakan salah satu bagian dari desa dan keluarahan yang masuk dalam peta kawasan Dieng, tahun 2009 Program RKL pernah melaksanakan kegiatan di kelurahan ini, mulai dari proses kampanye lingkungan, pembuatan terjunan, penanaman tanaman keras oleh petani , peternakan dan berbagai kegiatan ikutan lain termasuk didalamnya pelatihan perencanaan.

Berbagai kegiatan lain setelah tahun tersebut juga cukup banyak dan sebagian besar berupa penanaman tanaman keras dan proses-proses menuju pengelolaan sampah, pengelolaan sampah merupakan hal  mendesak di keluarahan Kejajar karena kelurahan kejajar sering menjadi lokasi yang dibanjiri sampah saat musim hujan, hal tersebut disebabkan karena posisi kelurahan kejajar berada di bawah desa Tieng dan Dusun Gataksari Kejajar, sanitasi dan drainase yang buruk sepanjang jalan menjadikan tidak berfungsinya saluran dan imbasnya adalah air dan sampah bertebaran sepanjang jalan di kelurahan kejajar setelah hujan reda.HUjan kecil saja laupan air pasti terjadi dan lebih parahnya lagi air tersebut selalu disertai dengan sampah organik dan an organik.

Tahun 2012 ini Program Rehabilitasi dan Konservasi Lahan ( RKL) Bappeda kabupaten Wonosobo melaksanakan jelajah desa untuk mendorong Perubahan Bagi Masa Depan Kawasan Dieng , kelurahan Kejajar menjadi bagian dari lokasi yang ikut dijelajahi disampaing untuk sosialisasi tindak lanjut juga untuk melakukan monitoring dari kegiatan dan program tahun- tahun sebelumnya.

Perwakilan tokoh , tokoh perempuan kelompok tani dan LMDH semuanya hadir dalam kesempatan tersebut dan Tim Jelajah desapun melakukan kegiatan dengan beberapa cara :

•Visualisasi banjir bandang di daerah hulu
•Lahan di kawasan dieng sangat terbatas, apabila pertumbuhan penduduk tidak dikendalikan maka daya dukung lahan akan    semakin menurun
•Dana pemerintah terbatas,  masyarakat jangan menggantungkan bantuan dari pemerintah  untuk memulihkan lingkungan

Cara –cara yang bisa dilakukan masyarakat untuk memulihkan daya dukung lingkungan kawasan dieng 
antara lain:
  • Menggalakkan KB
  • Sumber Daya Alam yang ada diolah dengan baik melalui cara-cara  yang sesuai dengan konsep ramah lingkungan
  • Jangan mengandalkan dana dari pemerintah, karena dana pemerintah terbatas Pemerintah hanya bisa memfasilitasi 


4.Evaluasi terkait Program Pemulihan dieng : 
  • Jumlah ternak bantuan Keg. Rehabilitasi dan Konservasi Lahan di Kawasan Dieng  tahun 2009 sekarang sudah menjadi 31 ekor dan sudah digulirkan ke luar kelompok
  • Sedangkan Tanam keras yang hidup bantuan kegiatan Rehabilitasi dan Konservasi Lahan di Kawasan Dieng 2009 hanya 30 % dengan ketinggian 2 - 3 m 
  • Untuk demplot masih terpelihara dengan baik

selain mengevaluasi kegiatan yang dipandu oleh Indah Pujiati dan Leny dari bagian Fispra Bappeda juga dilakukan dengar pendapat dengan masyarakat peserta jelajah desa dan ada beberapa hal menarik yang tentang perkembangan kesadaran warga Kelurahan kejajar baik yang sudah benar-benar sadar tentang lingkungan atau pihak yang masih tetap kukuh pendiriannya untuk melakukan kegiatan ekonomi seperti dulu tanpa memperhatikan kaidah pengawetan tanah mereka. 
 
Dialog di Kelurahan Kejajar berjalan sangat hidup bahkan waktunya dirasa kurang oleh peserta , beberapa hal yang dapat dsierap antara lain:
  • Di kelurahan Kejajar ada 2 kelompok ibu-ibu yang telah mengelola sampah butuh fasilitasi pelatihan•Bagaimana memacahkan masalah tempat pengumpulan sampah, karena saat ini belum tersedia tempat mengumpulkan sampah
  • Beberapa produsen obat tanaman saat ini telah memberikan bibit tanaman keras sebagai salah satu wujud dari kepedulian lingkungan
  • Minta dibantu sertifikasi bibit kentang
  • usaha ekonomi produktif sudah banyak diusahakan oleh warga seperti pengolahan hasil-hasil pertanian dan kerajinan lain 

Terakhir Diperbaharui ( Sabtu, 09 Februari 2013 03:42 )
 
Apakah Dengan Menanam bibit Pohon semua Masalah Dieng Teratasi PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Administrator   
Senin, 10 Desember 2012 00:00
Apakah Dengan Menanam bibit Pohon semua Masalah Dieng Teratasi ?  

pemberantasan kemiskinan
Masalah Dieng akan beres dengan menanam pohon sebanyak-banyaknya.! 
Itu kan kata orang yang nggak ngerti Dieng ? dianggapnya semua masalah dikawasan Dieng ini akan selesai dengan menanam bibit pohon, degradasi lingkungan yang sangat parah ini akan beres dengan ditanami tanaman keras itu kata mbokmu...

lahan yang dimiliki masyarakat kawasan dieng itu nggak seberapa, paling hanya sekitar rata-rata 0,2 - 0,3 ha per kk, trus kalau lahan tersebut ditanami tanaman keras semua mereka mau ngapain, mereka mau makan apa?. apakah akah rampung dengan pohon ?

Coba kita lihat lagi fakta sederhana yang ada dikawasan Dieng 
fakta 1. Menurunnya daya dukung lingkungan
antara lain ditandai dengan Aktivitas budidaya tanaman semusim yang sangat intensif dan menjadi penyumbang erosi ,tingkat erosi pada kawasan ini mencapai 160-200 Ton/ha/tahun, meningkat 8 kali lipat dalam kurun waktu 10 tahun terakhir dalam kurun waktu 20 – 30 tahun ke depan, lapisan tanah subur akan hilang dari kawasan ini dampak selanjutnya adalah terjadinya proses peng-GURUN-an kawasan

Dataran Tinggi Dieng merupakan daerah penyangga bagi wilayah sekitarnya. Dieng merupakan hulu Sungai Serayu yang bermuara di Kabupaten Cilacap, Kerusakan Dieng akan berdampak secara ekologi,ekonomi dan sosial pada beberapa  kabupaten sekitarnya dan sudah terbukti 

It's Okay, salah satu hal mungkin bisa terhubung dengan pohon

Fakta 2:
Ekonomi masyarakat menurun, kemiskinan bertambah
apakah dapat diselesaikan dengan menanam pohon ?

Fakta 3:
Semakin rendahnya modal sosial/kapasitas masyarakat/kearifan lokal
apakah dapat diselesaikan dengan menanam pohon ?

Yang perlu dilakukan adalah Mengembalikan fungsi lindung kawasan Dieng tanpa mengabaikan kepentingan ekonomi, sosial dan budaya masyarakat
apakah dapat diselesaikan dengan menanam pohon ?

Nggak semudah itu masih harus diawali dengan berbagai proses panjang akan semua masalah dapat saling terkait. 

Caranya Gimana ? 
Ataukah kita nggak usaha menanam bibit pohon saja ? ini pernyataan dan jawaban lebih guoblok lagi 

lha iya trus gimana ?

yo jangan keminter sendiri.. jangan kemlinthi sendiri, sok berteori seolah jadi yang paling ngerti, trus pikir aja sendiri sambil sesekali menjelajahi kawasan Dieng, nanti akan ketemu sendiri jawabannya dan itulah yang perlu dilakukan sesuai dengan kapasitas kita masing -masing gampang to.. 
Terakhir Diperbaharui ( Jumat, 08 Februari 2013 17:04 )
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>

Login Form